“100% konsumen adalah manusia. 100% karyawan adalah manusia. Jika Anda tidak memahami manusia, Anda tidak memahami bisnis.”

– Simon Sinek –

Cuitan Simon Sinek di Twitter pada tahun 2009 ini memang benar adanya. Bisnis tidak selamanya tentang seni memuaskan hati konsumen. Bisnis juga adalah seni bagaimana membuat nyaman para pegawai yang bekerja untuk Anda. Dari usaha merekalah, Anda bisa mengembangkan bisnis Anda menjadi lebih besar.

Seni bisnis seperti ini juga dimaknai serupa oleh Uber. Sebagai seorang pemain di bidang transportasi online, Uber memahami bahwa mitra driver mereka adalah ujung tombak perusahaan. Merekalah yang membawa semangat perusahaan dan mewujudkannya dalam pelayanan yang maksimal bagi para pelanggan.

Sudah sepatutnya kinerja mitra driver uber juga mendapatkan apresiasi tersendiri. Maka dari itu, Uber membentuk sebuah program internal yang dinamakan Uber Driver Loyalty untuk mengapresiasi drivernya dan memelihara loyalitas mitra driver kepada  Uber. Tonjoo pun digandeng oleh Uber karena kapabilitasnya untuk mewujudkan niat Uber tersebut.

Dengan program Uber Driver Loyalty ini, mitra driver dari Uber akan mendapatkan kupon yang bisa ditukarkan di vendor yang sudah bekerjasama dengan Uber seperti pom bensin, agen travel, toko online, marketplace, dan masih banyak lagi. Untuk mendapatkan kupon tersebut, driver bisa menukarkan poin yang didapatkannya setiap kali mendapat pesanan dari penumpang.

Sistem ini mungkin terlihat sederhana namun cukup rumit pada pengerjaannya karena dibutuhkan analisis sistem yang mendalam serta penyesuaian dengan metode bisnis dari Uber yang sudah ada sebelumnya. Apalagi, voucher bisa dipakai berkali – kali sesuai dengan besarnya poin yang dikoleksi mitra driver. Ada algoritma tersendiri yang dibutuhkan untuk mewujudkan program Uber ini.

Selain itu, Tonjoo pun melakukan maintenance pada server web aplikasi dari Uber. Hal ini dilakukan untuk menghindari bug yang mungkin muncul dan menjaga aplikasi bekerja dengan gesit. Pemeliharaan sistem yang rutin diperlukan agar sistem tetap online dan tidak down sewaktu – waktu. Jika ini terjadi, tentu saja mengecewakan mitra driver maupun pelanggan setia Uber. Maintenance server juga sangat penting untuk menjaga data – data penting dari konsumen maupun mitra driver yang tersimpan disana.

Kapabilitas dan pengalaman Tonjoo dibuktikan dalam pengerjaan proyek internal Uber ini. Sistem yang agak rumit bukanlah menjadi masalah bagi Tonjoo. Tonjoo telah membantu Uber memahami mitra drivernya dengan mewujudkan Uber Loyalty Program. Uber pun berhasil memelihara loyalitas mitra drivernya, memahami mereka, memahami bisnis, dan berkembang lebih besar lagi.

STUDI KASUS SELANJUTNYA

Aqua

Mari Bekerjasama!