Contoh Website UMKM yang Menarik dan Fungsional

Contoh Website UMKM yang Menarik dan Fungsional
SHARES

Memilih jenis website yang tepat menjadi salah satu pertimbangan penting ketika UMKM mulai menjadikan website sebagai bagian dari strategi bisnis. Website bukan sekadar tempat menampilkan informasi usaha, tetapi juga dapat digunakan untuk memperkenalkan produk, membangun kredibilitas, hingga memudahkan calon pelanggan menghubungi atau melakukan pembelian.

Lalu, seperti apa website yang cocok untuk bisnis UMKM? Jawabannya tentu bergantung pada jenis bisnis dan tujuan yang ingin dicapai. Beberapa contoh berikut bisa menjadi referensi untuk melihat bagaimana website digunakan oleh berbagai jenis UMKM.

Kriteria Website UMKM

Website UMKM yang efektif tidak hanya mengutamakan tampilan, tetapi juga mampu mendukung tujuan bisnis dan memudahkan pelanggan berinteraksi dengan brand. Berikut adalah beberapa kriteria website UMKM yang perlu diperhatikan:

  • Desain responsif: Website mudah diakses melalui smartphone, tablet, maupun desktop.
  • Navigasi sederhana: Pengunjung dapat menemukan produk, informasi bisnis, dan kontak dengan mudah.
  • Informasi produk lengkap: Tampilkan foto, deskripsi, harga, varian, atau detail layanan yang relevan.
  • CTA yang jelas: Gunakan tombol seperti “Beli Sekarang”, “Pesan via WhatsApp”, atau “Hubungi Kami”.
  • SEO-friendly: Struktur dan konten website perlu dioptimalkan agar lebih mudah ditemukan melalui mesin pencari.
  • Cepat dan aman: Optimalkan performa sekaligus gunakan sistem keamanan yang sesuai.
  • Mudah dikembangkan: Website dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis ketika UMKM berkembang.

Contoh Website UMKM Menarik dan Inspiratif

Website dapat menjadi lebih dari sekadar halaman yang memuat informasi bisnis. Dengan struktur dan fitur yang tepat, website bisa digunakan untuk memperkenalkan produk, mendukung proses penjualan, sekaligus memudahkan calon pelanggan menemukan dan menghubungi bisnis Anda. Berikut beberapa contoh website UMKM yang dapat dijadikan sebagai referensi.

1. Kara Tungga

website kara tungga

Mengusung konsep batik dengan pengaruh budaya Cina dan Belanda, website Kara Tungga memadukan tiga fungsi sekaligus sebagai brand yang menggabungkan storytelling, katalog produk, dan e-commerce. Jadi, visual dan cerita produk sama pentingnya dengan transaksi. Hal ini bertujuan untuk membantu pengunjung memahami karakter dan cerita di balik setiap koleksi sebelum memutuskan untuk membelinya.

Website Kara Tungga pun dilengkapi CTA pada hero section yang dapat berubah mengikuti gambar atau koleksi yang sedang ditampilkan. Penggunaan teks seperti “Lihat Koleksi”, “Belanja Yuk”, atau “Beli Sekarang” memungkinkan setiap banner memiliki ajakan yang lebih relevan dengan produk dan campaign yang sedang ditonjolkan.

Tak hanya itu saja, website Kara Tungga juga memiliki selling point yang cukup kuat, yakni dengan menggunakan foto beresolusi tinggi pada setiap produk fashion atau batik mereka, sehingga mampu menjelaskan detail visual yang tajam. Calon pembeli pun dapat menemukan berbagai produk batik, lengkap dengan informasi mengenai nama motif, tekstur, bahan, ukuran, warna, hingga teknik pembuatannya.

Untuk memudahkan proses pembelian oleh customer, Kara Tungga menyediakan fitur checkout berupa Add to Cart pada setiap produknya, yang disusul dengan login/daftar akun dan checkout item yang dibeli. Dengan begitu, pembeli dapat mengoptimalkan fitur pembelian, baik melalui website maupun mobile yang navigasinya dibuat cukup ringkas, mudah dipahami, serta ringan.

2. Bagbone Leather

website Bagbone Leather 1

Eksis sejak tahun 2010, Bagbone Leather adalah brand fashion asal Bantul, Yogyakarta yang menjual aneka macam tas dan berbagai jenis kerajinan kulit. Bagbone Leather menggunakan websitenya tidak hanya sebagai toko online, tetapi juga untuk menjangkau pelanggan B2B. Hal ini dapat dilihat dari informasi mengenai layanan white label, MOQ, dan pengiriman ke berbagai negara, sehingga positioning Bagbone Leather bisa dikatakan sebagai produsen sekaligus eksportir produk kulit.

Dengan membawa brand yang condong pada product-focused business website, website Bagbone Leather menampilkan aktivitas perusahaan melalui Activity Gallery, informasi tim, testimoni pelanggan, serta portofolio klien dan partner. Tujuannya sebagai representasi bisnis yang sudah berjalan, bukan sekadar toko online yang hanya berisi daftar produk.

Bagi pembeli yang berniat membeli produk seperti tas kulit, website Bagbone Leather sudah dilengkapi oleh fitur Add to Cart dan Order via WhatsApp. Keduanya menggunakan mekanisme yang simple dan tidak mengharuskan calon pembeli log in akun, melainkan cukup isi informasi seperti alamat email, alamat tujuan pengiriman, dan pilih metode pembayaran.

Secara keseluruhan, UX Bagbone bisa dilihat dari bagaimana website melayani dua tipe perjalanan untuk pembelian melalui website secara langsung dan reseller/corporate buyer/partner bisnis yang dapat menghubungi pihak brand melalui fitur Order Online, yang kemudian diarahkan ke WhatsApp. Ini berarti, website tidak memaksa semua pengunjung masuk melalui jalur pembelian yang sama.

3. Ichinogami

website ichinogami

Ichinogami adalah creative studio yang menyediakan layanan desain, produksi, instalasi, workshop, hingga aktivasi brand. Tak heran jika website ini dijadikan sebagai ruang bagi brand untuk membangun kesan visual yang konsisten sekaligus memperkenalkan produknya kepada calon pelanggan. Konsep seperti ini bagi UMKM sangatlah penting untuk memperkuat identitas merek, terutama ketika produk yang dijual mengandalkan estetika, kualitas material, atau karakter desain sebagai daya tarik utamanya.

Jika Anda amati, layout website Ichinogami tampak sangat menarik karena dapat mempertemukan brand storytelling dan product discovery dalam satu alur. Artinya, pengunjung tidak hanya diarahkan untuk membeli, tetapi juga diberi kesempatan untuk mengenal produk dan karakter bisnis terlebih dahulu. Tujuannya untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pembeli dan kepercayaan lewat kualitas produk.

Dari sisi UX, versi mobile dari website Ichinogami juga mengutamakan pengalaman visual untuk memperlihatkan karya papercraft sekaligus memperkenalkan layanan yang ditawarkan. Karena bisnis ini menyediakan jasa, pengunjung dapat mengenali karakter karya, memahami layanan, kemudian diarahkan untuk menghubungi layanan yang disediakan ketika membutuhkan jasa papercraft.

Selain itu, website Ichinogami menyediakan informasi mengenai workshop dan aktivasi yang dapat membantu brand berinteraksi langsung dengan audiens, sehingga dapat Anda jadikan inspirasi untuk menciptakan pengalaman interaktif untuk audiens hingga menumbuhkan jumlah pelanggan secara bertahap.

Dengan penyajian produk yang kuat, navigasi yang jelas, dan fitur belanja yang mudah digunakan, website dapat membantu UMKM tampil lebih kredibel sekaligus memberikan pengalaman yang lebih meyakinkan bagi calon pelanggan.

4. Rumah Atsiri Indonesia

homepage rumah atsiri Indonesia

Rumah Atsiri merupakan destinasi wisata yang memposisikan bisnisnya sebagai “Aromatic Wellness Destination” dengan berbagai pengalaman yang berada dalam satu ekosistem, mulai dari museum, workshop, restoran, wellness, shop, hingga glamping.

Berlokasi di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, yang berada tidak jauh dari wilayah Pegunungan Lawu, usaha ini menjangkau para pengunjungnya melalui media sosial dan website untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih mindful dan praktis.

Bagi Rumah Atsiri Indonesia, website tidak hanya berfungsi sebagai company profile atau online shop, tetapi juga memperkenalkan berbagai produk maupun layanan bisnis, serta aktivitas dalam satu brand experience.

Saat Anda mengakses website Rumah Atsiri Indonesia, visualnya dibuat berdasarkan pengalaman sensorik yang berkaitan dengan alam dan tumbuhan, sehingga memberikan pengalaman imersif pada pengunjung dalam menjelajahi berbagai aktivitas secara online. Jadi mereka bisa membayangkan apa yang akan mereka lihat dan nikmati, sebelum datang langsung ke lokasi.

Bagi bisnis yang memiliki banyak lini, navigasi pada website seperti ini dibuat sangat rapi dan terstruktur. Buktinya dapat Anda lihat dari cara Rumah Atsiri Indonesia mengelompokkan informasi berdasarkan kebutuhan pengunjung, bukan sekadar memasukkan semua halaman ke dalam satu menu. Website utama fokus pada brand, destination, experience, program, dan storytelling, sedangkan platform toko (Shop Products) difokuskan untuk katalog dan transaksi.

Bagi UMKM yang ingin menjalankan bisnis serupa dengan Rumah Atsiri Indonesia, website ini dapat menjadi inspirasi yang menarik, karena blog atau artikel tidak harus selalu berisi promosi produk. Konten edukatif yang relevan dengan industri dapat menjadi cara untuk memperluas informasi yang bisa ditemukan calon pelanggan melalui website.

5. Kwacis Seeds Cookies

homepage kwacis Seeds Cookies 1

Kwacis Seeds Cookies adalah brand camilan kue kering sehat dengan bahan baku bebas gluten. Para penikmat pun dapat membeli maupun melihat beragam produk kue kering gluten free melalui website mereka yang didesain secara clean dengan nuansa yang sedikit playful.

Dengan menggabungkan fungsi company profile dan online shop dalam satu platform, website Kwacis Seeds Cookies tidak hanya menampilkan produk yang dijual, tetapi juga memberikan informasi mengenai bahan, keunggulan produk, cerita brand, legalitas, hingga hasil pengujian nutrisi.

Sementara dari sisi tampilan dan struktur, produk menjadi salah satu fokus utama website ini. Beragam produk seperti cookies, brownies, dan cheesecake ditampilkan di halaman utama agar pengunjung dapat langsung mengenali produk yang ditawarkan. Bagi UMKM yang fokus pada penjualan produk makanan, tampilan website seperti ini dapat memudahkan calon pelanggan untukmenemukan makanan yang mereka cari.

Selain menjual produk, Kwacis Seeds Cookies menggunakan website untuk menjelaskan keunggulan produknya. Pada menu “Kenapa pilih Kwacis?” calon pembeli dapat mengetahui penggunaan tepung mocaf, berbagai jenis biji-bijian, serta positioning produk sebagai camilan gluten-free. Website juga menampilkan informasi sertifikasi halal, SPP-IRT, NIB, dan hasil pengujian nutrisi, yang mana Indonesia didominasi oleh umat Islam sebagai konsumen terbanyak, sehingga membangun kepercayaan dan kenyamanan sangatlah penting.

Untuk UMKM makanan, layout seperti website Kwacis Cookies dapat menjadi inspirasi karena menggabungkan visual produk, informasi brand, dan elemen kepercayaan dalam satu alur halaman. Selain itu, elemen seperti Quick View, Add to Cart, dan Wishlist menggunakan pola yang sudah umum pada website e-commerce. Ini membantu mengurangi kebutuhan pengguna untuk mempelajari cara menggunakan website.

Studi Kasus Website UMKM yang Dikembangkan Tonjoo

Proses pembuatan toko online memerlukan beberapa tahap yang harus dilakukan oleh jasa pengembangan website agar hasilnya dapat menyesuaikan setiap kebutuhan bisnis yang berbeda. Brand fashion membutuhkan katalog yang memudahkan pelanggan melihat pilihan produk secara detail, sementara bisnis buku dan penerbitan membutuhkan struktur kategori yang dapat membantu pengunjung menemukan produk secara lebih spesifik. Hal ini dapat dilihat dari dua website UMKM yang dikembangkan Tonjoo, yaitu Amily Hijab dan Dar Al Kutub Al-Islamiyah.

Amily Hijab

Contoh website UMKM Amily Hijab

Brand fashion muslimah Amily Hijab menggunakan website sebagai ruang untuk memajang berbagai katalog dan saluran penjualan produk. Pengunjung akan disuguhi berbagai koleksi seperti hijab, abaya, khimar, dress, hingga family set yang ditampilkan melalui katalog yang tersusun rapi. Tersedia juga fitur filter pada halaman produk untuk mempersempit pilihan. Setiap produk memiliki halaman detail yang memuat informasi seperti harga, pilihan warna, ukuran, material, dan size chart. Berbagai fitur tersebut merupakan bagian penting dari fitur website e-commerce yang membantu pelanggan menemukan dan mempertimbangkan produk sebelum melakukan pembelian.

Dengan kombinasi katalog, filter, detail produk, informasi varian, dan konten produk, website Amily Hijab dapat menjalankan fungsi bisnis yang cukup lengkap. Website tidak sekadar menjadi pelengkap media sosial atau marketplace, tetapi dapat menjadi etalase yang membantu memperkenalkan produk dan mendukung proses penjualan.

Dar Al Kutub Al-Islamiyah

Contoh website UMKM DKIslamiyah

Dar Al Kutub Al-Islamiyah adalah bisnis UMKM yang menjual buku dan kitab. Produk pada website ini dikelompokkan ke dalam kategori yang sangat spesifik, seperti Fiqh, Hadits, Ilmu Al-Qur’an, Tasawuf, Bahasa Arab, hingga Tarikh. Pengelompokan tersebut membantu pengunjung menemukan produk berdasarkan bidang ilmu yang dibutuhkan. Saat ini, website Dar Al Kutub Al-Islamiyah menampilkan lebih dari 130 produk dalam katalog.

Pengunjung dapat melihat informasi produk secara lebih detail sebelum membeli. Halaman produk mencantumkan harga, varian, SKU, kategori, hingga pilihan jenis cover dan kertas pada produk tertentu. Website ini juga memiliki blog yang memuat artikel seputar tema keislaman dan informasi yang relevan dengan produk yang ditawarkan.

Website Dar Al Kutub Al-Islamiyah dikembangkan oleh Tonjoo untuk mendukung kebutuhan bisnis dalam menghadirkan katalog produk sekaligus kanal penjualan digital. Dengan susunan katalog yang rapi dan informasi produk yang lengkap, website ini dapat membantu pengunjung menemukan produk dengan lebih mudah sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang lebih praktis.

Siap Membangun Website UMKM Anda Sendiri?

Itulah tadi berbagai contoh website UMKM yang dapat dijadikan inspirasi. Contoh di atas membuktikan bahwa website dapat menjalankan lebih dari satu fungsi bisnis. Di sisi lain, portofolio, storytelling, dan konten edukatif dapat digunakan untuk memperkuat branding serta membangun kepercayaan.

Karena itu, membangun website UMKM sebaiknya dimulai dari kebutuhan bisnis yang ingin dicapai. Website yang baik bukan hanya memiliki tampilan menarik, tetapi juga mampu memberikan pengalaman pengguna yang menyenangkan dan mendukung proses bisnis.

Jika Anda membutuhkan website yang dirancang sesuai kebutuhan bisnis, Tonjoo siap membantu mengembangkan website toko online untuk UMKM dengan fitur dan fungsi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pelajari proses pembuatan website profesional di Tonjoo dan bangun website yang tidak sekadar menjadi pelengkap, tetapi dapat menjadi bagian dari strategi pertumbuhan bisnis.

Kontak Tonjoo

 

Updated on September 21, 2026 by Anisa K.

Taufiq Prasetya Pradana

Taufiq Prasetya Pradana

Berangkat dari pengalaman praktik nyata selama lebih dari 5 tahun di industri e-commerce, fokus utama saat ini adalah memadukan pengembangan WordPress dan optimasi WooCommerce ke dalam strategi digital yang nyata. Seluruh tulisan yang dihasilkan merupakan hasil dari pengujian langsung di lapangan, bukan sekadar teori. Memiliki misi untuk menyederhanakan teknologi web yang kompleks menjadi solusi yang teruji, memastikan setiap panduan teknis yang dibagikan dapat memberikan dampak nyata bagi performa bisnis dan efisiensi sistem.

Hubungi Tim Kami

Mari Bekerja Sama!

Lengkapi formulir dengan informasi Anda untuk memulai diskusi bersama tim kami.

  • Diskusikan kebutuhan dan tujuan tim Anda bersama tim Tonjoo
  • Sampaikan tantangan atau ide yang ingin Anda kembangkan
  • Eksplorasi berbagai solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda